Sekolah Rakyat Diresmikan dan Pengalaman Bermalam di IKN
3 mins read

Sekolah Rakyat Diresmikan dan Pengalaman Bermalam di IKN

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa daerah di Pulau Kalimantan. Dalam rangka kunjungan ini, beliau meresmikan sejumlah proyek penting yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan infrastruktur di wilayah tersebut.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Selain itu, Prabowo juga meresmikan kilang terintegrasi milik Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk swasembada energi nasional.

Pada awal kunjungannya, Prabowo juga melanjutkan perjalanan ke Ibu Kota Nusantara, yang menjadi perhatian utama pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Dia berharap proyek yang diresmikan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru sebagai Upaya Pemberdayaan Pendidikan

Pada Senin, Prabowo meresmikan program Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Acara ini menandai pembukaan 166 lokasi Sekolah Rakyat, yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatra, Jawa, dan Sulawesi.

Sekolah Rakyat ditujukan kepada anak-anak dari keluarga miskin untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik. Dengan melibatkan lebih dari 2.000 guru dan tenaga kependidikan, sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi 14.846 siswa yang telah terdaftar.

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan tekadnya untuk membangun 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029. Dia berharap, melalui program ini, anak-anak dari Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dapat mengubah nasib mereka.

Pengembangan Energi Melalui Peresmian RDMP Balikpapan

Setelah meresmikan sekolah, Prabowo melanjutkan tugasnya ke Balikpapan untuk meresmikan kilang terintegrasi yang dikenal sebagai Refinery Development Master Plan (RDMP). Proyek kilang ini menghabiskan investasi sebesar USD 7,4 miliar dan merupakan proyek terbesar PT Pertamina.

RDMP bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Menyusul peresmian ini, Prabowo menekankan pentingnya kemandirian energi nasional agar Indonesia tidak bergantung pada impor dari negara lain.

Lebih jauh lagi, Prabowo mengungkapkan keprihatinannya terhadap praktik korupsi yang dapat merugikan negara dalam pengelolaan sumber daya energi. Ia berkomitmen untuk melakukan pembenahan di tingkat Pertamina dan memastikan keadilan dalam pengelolaan sumber daya energi negara.

Kunjungan Perdana ke Ibu Kota Nusantara Sejak Menjabat Sebagai Presiden

Setelah meresmikan RDMP Balikpapan, Prabowo mengunjungi Ibu Kota Nusantara. Kunjungan ini menjadi yang pertama kalinya setelah menjabat sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Kedatangannya di IKN memberikan sinyal positif bagi pembangunan kota baru tersebut.

Di IKN, Prabowo melakukan tinjauan terhadap berbagai proyek infrastruktur dan berinteraksi dengan para pekerja. Dia sempat menerima paparan dari Kepala Otorita IKN mengenai progres pembangunan yang sedang berlangsung.

Prabowo memberikan masukan konstruktif terkait akses jalan, desain gedung pemerintahan, serta fungsi beberapa titik strategis di dalam IKN. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan pembangunan kota baru berlangsung dengan baik dan sesuai rencana.

Pentingnya Percepatan Pembangunan dan Infrastruktur di IKN

Dalam kunjungannya, Prabowo menginstruksikan agar Badan Otorita IKN dan Kementerian Pekerjaan Umum melakukan perbaikan pada aspek desain dan fungsi kota. Ia berharap pembangunan fasilitas publik dapat diselesaikan dengan baik untuk mendukung legislative dan yudikatif di masa mendatang.

Pentingnya percepatan pembangunan di IKN merupakan hal yang ditekankan oleh Prabowo. Dia menargetkan semua fasilitas yang rencananya akan digunakan oleh lembaga legislatif dan yudikatif bisa selesai pada tahun 2028.

Dengan fokus pada kualitas dan efektivitas, Prabowo berharap IKN dapat menjadi simbol kebangkitan Indonesia di masa depan. Kunjungan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun kota yang bukan hanya modern, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.